Hiburan

Islam

Ekonomi

Recent Posts

Lengkapi Pesta Di Indonesia Master 2016,Ganda Putra Wahyu/Kevin Juara

Add Comment





Meneruskan tren positip dari hasil Olimpiade Rio,kini giliran Wahyu Nayaka Arya/Kevin Sanjaya menutup pesta kemenangan tuan rumah di turnamen Indonesia Masters 2016. Duet ganda putra tanah air membawa pulang gelar juara usai mengalahkan Han Chengkai/Zhou Haodong dari China dengan dua game langsung 21-16, 21-18. 

Dengan demikian, Indonesia menjadi juara umum di turnamen bergengsi tahunan ini dengan menggondol dua gelar (ganda putra-ganda campuran), China (tunggal putra), Korea Selatan (ganda putri), dan Thailand (tunggal putri). 

Meskipun ini masih jauh dari target yang diusung Manajer tim Pelatnas PBSI Ricky Soebagdja, tapi ini merupakan pencapaian yang luar biasa dari atlet tepok bulu tanah air. Apalagi duet Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti berhasil meneruskan tradisi juara di sektor ganda campuran. 

Berikut hasil lengkap Indonesian Masters 2016

Tunggal Putri
Busanan Ongbamrungphan vs Jin Wei Goh 21-15, 21-13

Tunggal Putra
Shi Yuqi vs Huang Yuxiang 21-12, 11-0 (Retired)

Ganda Putri
Chae Yoo Jung/Kim So Yeong vs Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai 21-18, 22-20

Ganda Campuran
Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti vs Kian Meng Tan/Pei Jing Lai 21-16, 21-17

Ganda Putra
Wahyu Nayaka Arya/Kevin Sanjaya vs Han Chengkai/Zhou Haodong 21-16, 21-18

(sports.sindonews)

Inovasi Teh Hijau Ala Resto Cepat Saji

Add Comment





Pada musim gugur ini, makanan cepat saji di Jepang sering berinovasi, memadukan menu bergaya Barat dengan bahan-bahan lokal mereka, seperti mengombinasikan bubuk green tea atau matcha dengan sepotong kue cantik untuk minuman baru di McCafe dari McDonald’s.

Menu baru ini terdiri dari empat minuman dan satu kue dengan campuran bubuk teh hijau yang berasal dari wilayah terbaik dalam memproduksi teh hijau Jepang yakni Uji, Prefektur Kyoto.

Minuman pertama yang diperkenalkan dalam inovasi baru itu adalah Matcha Latte yang dijual 350-390 Yen. Menariknya minuman ini bertekstur lembut dan ringan. Rasanya semakin nikmat saat hangat.  Matcha Latte juga dipenuhi dengan susu dan aroma teh hijau yang kaya dan bercita rasa manis. Namun, terdapat sedikit sentuhan pahit khas teh hijau.

Selain itu ada Iced Tea Latte yang dibanderol 390-430 Yen. Iced Tea Latte merupakan minuman pencuci mulut yang menggunakan kombinasi kaya dari teh hijau dan susu serta dilengkapi dengan whipped cream lembut yang cukup banyak.

Inovasi ketiga adalah Matcha Latte Frappe dengan harga 430-470 Yen. Minuman ini memiliki basis teh hijau yang harum dan dicampur dengan banyak susu untuk memberikan sensasi rasa beragam saat dinikmati.

Minuman terakhir, Matcha Chocolate Brownie Frappe yang menggabungkan Matcha Frappe dengan tiga potong brownies cokelat yang mewah dengan tekstur yang padat, namun lembut ketika disantap. Matcha Chocolate Brownie Frappe dihargai 480-520 Yen.

Sedangkan untuk kue, McCafe menyediakan Green Tea Cake dengan harga 340 Yen per porsi atau 290 Yen dengan pembelian minuman yang menampilkan lapisan cantik dari kue bolu cokelat, kacang merah kanoko, dan kue teh hijau. Kue ini dilengkapi dengan saus matcha mousse teh hijau yang menggugah selera.

Dilansir Rocketnews, produk kuliner ini hanya tersedia untuk waktu terbatas di toko-toko McCafe di seluruh Jepang, mulai Rabu, 7 September ini sampai awal Oktober. Jadi pastikan untuk mampir dan mencoba ragam menu dengan rasa matcha di McDonald’s Jepang sebelum kehabisan.
(lifestle.sindonews)

Lebih Dekat Bersama Batu Hajar Aswad

Add Comment






Hajar Aswad,siapa yang tak kenal dengan nama itu,pasti semuan umat muslim di dunia tahu dan bahkan merindukannya tuk menciumnya.Sejarah Asal Usul Batu Hajar Aswad bermula ketika nabi Ibrahim (Abraham) dan anaknya sedang membangun Ka’bah(dalam literatur sejarah Islam,Ka'bah sudah ada sebelumnya,jadinya Nabi Ibrahin dan anaknya meneruskan pembangunan Ka'bah), dimana pada masa itu banyak sekali komponen-komponen yang tidak terpenuhi. Ka’bah waktu itu belum memiliki atap maupun pintu, jadi Ibrahim dan Ismail berusaha keras untuk membawa bebatuan dari beberapa gunung yang ada untuk menyelesaikan konstruksi bangunan tersebut. Hajar Aswad sendiri menjadi sebuah hal penting ketika umat Islam sedang melakukan perjalan Haji, dimana tawaf dimulai dan diakhiri saat para umat yang sedang berhaji menatap batu ini. Selama bertahun-tahun, tak terhitung lagi jumlah orang termasuk nabi Muhammad, para sahabat, dan jutaan umat Muslim yang mencium batu ini ketika mereka sedang melakukan perjalanan Haji.


Menguak Sejarah Hajar Aswad dan Hubungannya dengan Ka’bah

Asal Usul batu Hajar Aswad tidak bisa lepas dari sejarah Ka’bah itu sendiri. Pembangunan Ka’bah, menurut al-Qur’an pada surat al-Baqarah ayat 127 dilakukan oleh Ibrahim dan anaknya, Ismail. Diceritakan bahwa Allah telah menunjukkan pada Ibrahim dimana mereka harus melakukan pembangunan, yaitu tempat yang amat dekat dengan sumur Zamzam, akhirnya Ibrahim dan Ismail mulai mengerjakan konstruksi Ka’bah kira-kira pada tahun 2130 sebelum masehi. Ketika pembangunan ini tengah berlangsung, Ibrahim menyadari bahwa amat banyak komponen-komponen Ka’bah yang tidak mampu dibuat karena kurangnya bahan, sehingga akhirnya ia dan Ismail pergi menyusuri beberapa gunung untuk membawa bebatuan dengan tujuan menyelesaikan konstruksi Ka’bah tersebut.
Bahkan setelah seluruh bagian Ka’bah selesai dibangun, Ibrahim masih merasa bahwa ada satu bagian penting yang hilang. Ada salah satu sumber yang mengatakan bahwa Ibrahim memerintahkan Ismail untuk mencarikan satu batu lagi yang dapat memberi “sinyal” kepada umat manusia. Mendengar hal ini, Ismail pergi dari satu bukit ke bukit yang lain hanya demi mencari batu yang bisa menjadi suar dan memberi tanda kepada seluruh umat manusia, dan pada saat inilah, malaikat Jibril diutus Allah untuk membawakan sebuah batu yang konon katanya dulunya berwarna putih dan memberikannya kepada Ismail. Mendapati batu putih yang indah tersebut, Ismail pulang dan alangkah bahagianya Ibrahim melihat batu yang ia bawa. Ismail kemudian menjawab pertanyaan Ibrahim tentang lokasi batu ini dengan jawaban “aku menerima ini dari seseorang yang tidak akan membebani anak cucuku maupun anak cucumu (Jibril)” kemudian Ibrahim mencium batu tersebut, dan gerakan tersebut kemudian diikuti oleh Ismail.
Sejarah Asal Usul batu Hajar Aswad kembali berlanjut setelah batu diletakkan oleh Ibrahim di sudut timur Ka’bah. Tepat setelah melakukan hal itu, Ibrahim mendapat wahyu dimana Allah memerintahkannya untuk pergi dan memproklamirkan bahwa umat manusia harus melakukan ziarah agar Arabia bisa didatangi oleh orang-orang dari tempat yang jauh. Beberapa peneliti percaya bahwa Ka’bah benar dibangun pada tahun 2130 sebelum masehi. Penanggalan ini dinilai konsisten dengan kepercayaan umat Muslim bahwa Ka’bah merupakan masjid pertama dan tertua dalam sejarah. Menurut literatur kaum Samaritan, dalam buku yang berjudul Secrets of Moses tertulis bahwa Ismail dan anak tertuanya, Nebaioth adalah orang yang membangun Ka’bah dan juga kota Mekah. Buku ini dipercaya telah ditulis pada abad ke-10, sementara ada pendapat lain yang menganggap buku ini ditulis pada paruh kedua abad ke-3 sebelum masehi.
Hajar Aswad sendiri sebenarnya sudah menjadi sesuatu yang dihormati bahkan sebelum dakwah tentang Islam oleh Muhammad. Ketika era Muhammad tiba, batu ini juga sudah diasosiasikan dengan Ka’bah. Karen Armstrong dalam bukunya yang berjudul Islam: A Short History, menuliskan bahwa Ka’bah didedikasikan kepada Hubal, salah satu dewa dalam kepercayaan Nabatea, dan di dalamnya ada 365 berhala yang tiap-tiapnya merepresentasikan satu hari dalam satu tahun. Menurut Ibnu Ishaq yang merupakan biografer Muhammad di era awal, Ka’bah sendiri dianggap sebagai dewi, tiga generasi sebelum Islam muncul. Kultur semitik Timur Tengah juga memiliki tradisi untuk menggunakan batu-batu asing sebagai penanda tempat penyembahan, sebuah fenomena yang tertulis baik di Injil Yahudi maupun Qur’an.
Pada era Nabi Muhammad SAW, sejarah batu Hajar Aswad menjadi penting saat beberapa klan di Mekah berkelahi untuk menentukan siapa yang pantas meletakkan Hajar Aswad kembali ke Ka’bah setelah renovasi akibat kebakaran besar. Setelah sebelumnya hampir terjadi perang, para tetua klan mulai menyetujui usulan bahwa mereka harus bertanya kepada orang berikutnya yang melewati gerbang Ka’bah, dan kebetulan orang itu adalah Muhammad yang masih berusia 35 tahun. Setelah mendengar pokok permasalahan, Muhammad meminta para pemimpin klan untuk membawakannya sebuah kain, yang kemudian ia gunakan untuk meletakkan Hajar Aswad di bagian tengah kain tersebut. Setelah diletakkan, Muhammad meminta setiap ketua klan untuk memegang sisi ujung dari kain tersebut, mengangkatnya, dan membawanya ke posisi yang tepat untuk meletakkan Hajar Aswad. Setelah tiba di tempatnya, Muhammad sendiri yang mengambil dan meletakkan Hajar Aswad di posisi yang seharusnya, dan hal ini berhasil menggagalkan perang yang mungkin terjadi di antara klan-klan Mekah tadi.
Sejarah mengenai batu Hajar Aswad terus berlanjut tapi sebelumnya ia sempat mengalami beberapa kerusakan yang signifikan. Batu ini juga diceritakan pernah pecah oleh batu yang ditembakkan oleh katapel saat terjadi penyerangan Mekah oleh Umayyad. Fragmen-fragmen batu yang pecah itu kemudian disatukan kembali oleh Abdullah Ibnu Zubayr menggunakan perak. Pada tahun 930, batu tersebut dicuri oleh kaum Qarmati hingga ke tempat yang sekarang bernama Bahrain. Kini, batu ini menjadi bagian penting dalam upacara keagamaan umat Islam, yaitu ketika mereka melaksanakan haji.
Sekian artikel singkat mengenai asal usul batu hajar aswad, semoga menjadi pengetahuan baru untuk anda semua. Terima kasih telah mengunjungi halaman kami Kumpulan Sejarah.wuallah huu a'lam.
(portalsejarah)



Puasa Dzulhijah Jelang Idul Adha Bisa Menurunkan Risiko Hipertensi

Add Comment



Menjelang Idul Adha, umat Muslim disunnahkan melakukan puasa Dzulhijjah. Anda dianjurkan berpuasa selama tiga hari sebelum Hari Raya Qurban tiba.
Terlebih, bagi pasien hipertensi justru disarankan untuk puasa. Karena pola makan saat puasa justru lebih bernutrisi dan teratur.
Buktinya berdasarkan pada penelitian yang dilaporkan dalam Arbor Nutrition Update. Studi menunjukkan bahwa puasa dalam kondisi yang terkendali, dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi.
Diet saat puasa tentu melibatkan banyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Juga, manfaatnya berguna untuk membersihkan atau detoksifikasi tubuh.

Jadi, tak ada salahnya penderita hipertensi melakukan puasa dzulhijjah besok. Jangan jadikan masalah kesehatan Anda untuk mendapatkan pahala dengan berpuasa sunnah. Demikian dilansirHealth24, Kamis (8/9/2016).